Anda mungkin sering mendengar atau menyebut kata tungau, tapi belum tentu pernah melihat wujudnya. Makhluk kecil ini mungkin juga tengah hidup dan berkembang biak di dalam rumah Anda. Namun, apakah Anda yakin sudah mengetahui fakta-fakta tentang tungau?
Fakta Tungau
Keberadaan tungau umumnya baru disadari setelah menjadi pemicu gejala alergi atau gangguan pernapasan. Faktanya, gigitan tungau memang bisa menyebabkan sensasi gatal dan kemerahan. Tungau biasanya bersembunyi di kasur, bantal, karpet, sofa, bahkan di lipatan pakaian yang jarang digunakan, dan memakan sel kulit mati manusia. Supaya Anda bisa melindungi diri dengan lebih baik, penting untuk mengetahui fakta-fakta tungau, berikut ini.
Bentuk Tungau

Ukuran tungau sangat kecil, bahkan bentuknya hanya bisa dilihat dengan mikroskop. Ukuran tungau debu umumnya hanya sekitar 0,1 hingga 0,5 milimeter. Ya, meskipun tidak kasat mata, keberadaannya bisa sangat terasa dan berdampak besar pada orang yang memiliki alergi.
Tungau Berkembang Biak dengan Cepat
Seekor tungau memiliki siklus hidup sekitar dua hingga tiga bulan. Namun dalam rentang waktu tersebut, koloninya bisa berkembang menjadi jutaan ekor jika tidak ditangani. Inilah yang kemudian memperparah reaksi alergi pada orang-orang yang sensitif.
Tungau Menyukai Lingkungan Lembap dan Hangat

Tungau sangat menyukai lingkungan yang lembap dan hangat. Makhluk ini berkembang paling optimal pada suhu antara 20-30°C dengan tingkat kelembapan udara di atas 70 persen. Inilah mengapa negara-negara beriklim tropis seperti Indonesia menjadi lingkungan yang sangat ideal bagi tungau untuk berkembang biak.
Sarang Utama Tungau
Kamar tidur yang jarang dibuka jendelanya, sofa yang jarang dijemur, dan karpet yang jarang dibersihkan rawan menjadi sarang tungau. Kasur terutama, menjadi surga bagi tungau. Kasur menawarkan kehangatan dari tubuh manusia, kelembapan dari keringat, dan sumber makanan berupa sel kulit mati yang berlimpah. Oleh karena itu, membersihkan kasur, bantal, dan selimut, tidak bisa dikompromi karena bisa menjadi rumah bagi jutaan tungau.
Tungau Memakan Sel Kulit Mati

Tungau hidup dan berkembang dengan memakan sel kulit mati yang secara alami terlepas dari tubuh manusia setiap harinya. Inilah mengapa kasur, bantal, sofa, dan karpet menjadi tempat favorit tungau, karena di sinilah sel kulit mati paling banyak menumpuk. Sel-sel kulit mati di area tersebut sudah lebih dari cukup untuk memberi makan jutaan tungau.
Baca Juga! 8 Vacuum Cleaner Anti Tungau Terbaik, Rumah Bersih Bebas Alergen
Gigitan Tungau
Gigitan tungau bisa menyebabkan bintik-bintik merah, sensasi gatal, iritasi, dan peradangan. Selain itu, kotoran dan bangkai tungau menjadi pemicu utama reaksi alergi. Kotoran tungau mengandung protein tertentu yang ketika terhirup atau bersentuhan dengan kulit bisa memicu sistem imun tubuh untuk bereaksi berlebihan. Reaksi inilah yang kemudian muncul sebagai gejala alergi seperti bersin-bersin, hidung tersumbat, mata berair, atau ruam kulit. Tidak berhenti di situ, tungau juga bisa memperburuk gejala asma.
Cara Membasmi Tungau

Tungau bisa dikendalikan dan dibasmi dengan berbagai cara yang bisa langsung Anda lakukan. Salah satu cara menghilangkan tungau di kasur, bantal, sofa, karpet, dan di beberapa area rumah lainnya dengan efektif adalah menggunakan vacuum cleaner. Bersihkan rumah secara menyeluruh dan rutin menggunakan penyedot debu untuk menghentikan perkembangbiakan tungau.
Cuci sprei dan sarung bantal seminggu sekali, bila perlu menggunakan air panas untuk membasmi kutu kasur, tungau, beserta telurnya. Selain itu, menjemur kasur dan bantal di bawah sinar matahari secara rutin juga membantu, karena tungau tidak tahan terhadap panas terik. Tidak kalah penting, gunakan dehumidifier atau pastikan ventilasi udara di rumah Anda berjalan dengan baik untuk menjaga kelembapan ruangan di bawah 50 persen guna menghambat pertumbuhan dan perkembangbiakan tungau.
Itulah fakta-fakta tentang tungau yang penting untuk diketahui. Supaya terhindar dari tungau yang bisa menyebabkan ruam pada kulit dan memicu alergi, sebaiknya rutin bersihkan rumah secara menyeluruh menggunakan penyedot debu. Menyapu dan mengepel biasa hanya memindahkan debu dan partikel kotoran dari satu tempat ke tempat lain, bahkan bisa membuat partikel tungau beterbangan ke udara dan semakin menyebar. Karena itu, Anda membutuhkan vacuum cleaner, yang akan menyedot dan menahan partikel-partikel tersebut di dalam mesin, sehingga tidak kembali ke ruangan.

Untuk mengatasi tungau, gunakan vacuum cleaner dengan filter HEPA, yang dikenal mampu menyaring partikel sekecil 0,3 mikron, termasuk kotoran dan serpihan bangkai tungau yang menjadi pemicu alergi. Koleksi vacuum cleaner dari Tineco misalnya, dilengkapi filter HEPA yang bisa membantu mengurangi populasi tungau secara signifikan.
Tineco juga mempunyai koleksi vacuum cleaner lengkap, yang bisa membersihkan kasur, sofa, karpet, celah furnitur, langit-langit, lantai, hingga area-area yang sulit seperti kolong tempat tidur, dan sudut-sudut ruangan. Untuk mengendalikan keberadaan tungau di dalam rumah, Anda bisa membeli vacuum cleaner Tineco di Website. Dapatkan jaminan produk asli, harga promo dan kemudahan pembayaran.