Disambut bau apek setiap kali pulang ke rumah tentu menyebalkan. Akan memalukan juga jika bau apek ini yang menyambut semua tamu yang datang ke rumah. Sebelum hal tersebut bertambah parah, Anda harus mencari tahu penyebab rumah bau apek supaya bisa segera mengatasinya.
Penyebab Rumah Bau Apek
Rumah bau apek pertanda ada hal-hal yang luput dari perhatian penghuni, karena pemicu aroma kurang sedap sering kali tidak terlihat. Penyebab rumah bau apek bisa berasal dari jamur yang tumbuh di ruangan lembap, peralatan rumah tangga yang jarang dibersihkan, alat kebersihan yang tidak dirawat, hingga kotoran hewan peliharaan. Kabar baiknya, cara menghilangkan bau apek sebenarnya tidak sulit selama Anda sudah menemukan penyebabnya. Simak beberapa penyebab rumah bau apek dan cara mengatasinya, berikut ini.
Tingginya Kelembapan Udara

Tersangka utama di balik bau apek yang pekat adalah tingginya kelembapan di dalam rumah. Kelembapan udara di atas 50 persen menciptakan kondisi ideal bagi jamur untuk tumbuh subur. Sumbernya bisa dari atap yang bocor, dinding yang merembes saat musim hujan, atau area bawah rumah yang lembap dan minim sirkulasi. Cara mengatasinya dengan memperbaiki setiap kebocoran secepatnya dan pastikan kamar mandi punya ventilasi yang memadai. Selain itu bisa juga dengan mempertahankan tingkat kelembapan dalam ruangan antara 30-50% dengan menggunakan dehumidifier.
Ventilasi yang Buruk
Rumah yang jarang dibuka jendelanya atau memiliki ventilasi yang buruk akan memerangkap bau asap masakan, uap dari kamar mandi, bahkan aroma tubuh. Semuanya akhirnya menempel di dinding, sofa, dan gorden, lalu menumpuk menjadi bau apek. Supaya hal ini tidak terjadi, buka jendela minimal 30 menit setiap pagi untuk memperlancar aliran udara dan nyalakan exhaust fan saat memasak.
Vacuum Cleaner yang Jarang Dirawat

Alat kebersihan seperti vacuum cleaner juga bisa jadi sumber bau jika tidak dirawat. Tabung debu (dustbin), filter, roller brush yang tidak kering sepenuhnya, atau tangki air kotor yang menyimpan sisa makanan akan menjadi tempat pertumbuhan bakteri. Setiap kali dinyalakan, yang langsung tercium justru bau. Maka dari itu, kosongkan dustbin dan tangki air kotor setiap selesai dipakai, cuci filter sesuai anjuran brand, dan pastikan roller brush serta bagian dalamnya benar-benar kering sebelum disimpan kembali.
Karet Mesin Cuci yang Kotor
Mesin cuci bukaan depan punya karet seal melingkar di pintunya. Celah di karet ini biasanya terisi air, serat kain, dan sisa detergen. Jika tidak dibersihkan, jamur akan berkembang biak dan membuat ruangan maupun pakaian yang baru dicuci justru berbau apek. Setelah selesai mencuci, buka pintu mesin agar bagian dalamnya kering. Tarik lipatan karet seal kemudian lap dengan kain kering setiap selesai digunakan dan bersihkan tabung secara rutin.
Bulu dan Kotoran Hewan Peliharaan

Anabul seperti kucing dan anjing melepaskan bulu yang mengandung ketombe (dander) setiap hari, yang menyebar ke lantai, karpet, sofa, hingga menempel di gorden. Inilah yang menyebabkan rumah menjadi apek karena bakteri bisa tumbuh dari sana. Bau juga bisa bertambah parah jika litter box dan tempat tidur anabul jarang dibersihkan. Untuk mengatasinya, sisir bulu hewan secara rutin, sedot bulu hewan dengan penyedot debu, dan bersihkan litter box serta tempat tidurnya setiap hari.
Filter AC yang Kotor
Filter AC menyaring debu dan partikel-partikel halus lainnya dari udara. Ketika sudah tersumbat kotoran yang menumpuk, tidak hanya aliran udara yang melemah, tapi juga akan mengeluarkan bau. Maka dari itu, bersihkan filter setiap dua sampai empat minggu, dan lakukan servis menyeluruh setiap enam bulan sekali.
Baca Juga! 8 Vacuum Cleaner Anti Tungau Terbaik, Rumah Bersih Bebas Alergen
Karpet dan Sofa yang Jarang Dibersihkan

Sofa kain dan karpet terbuat dari serat yang mudah menyerap bau. Keduanya bekerja seperti spons yang menyerap kelembapan, kotoran, hingga bau yang menyebabkan rumah menjadi apek. Penyebab karpet bau juga bisa dari bulu hewan peliharaan dan debu yang lama menumpuk. Supaya sofa dan karpet tidak menjadi sumber bakteri dan bau apek, bersihkan setiap hari menggunakan penyedot debu.
Peralatan Dapur yang Kotor
Peralatan di dapur juga rentan menjadi sumber bau. Sisa makanan yang tertinggal di kulkas, sela kompor, microwave, oven, hingga saringan wastafel akan membusuk dan menimbulkan bau tajam. Oleh karena itu, bersihkan wastafel dan meja dapur setelah digunakan, serta cek isi kulkas minimal seminggu sekali.
Itulah beberapa penyebab rumah berbau apek lengkap dengan cara menghilangkannya. Kabar baiknya, cara mengatasi rumah yang bau apek bisa dimulai dari langkah sederhana, misalnya dengan rutin bersih-bersih seluruh area rumah. Pada dasarnya, sebagian besar bau apek berakar pada debu, kotoran, kelembapan, dan bulu hewan. Di sinilah vacuum cleaner Tineco bisa diandalkan untuk mengurangi bau apek di rumah.

Tineco mempunyai koleksi vacuum cleaner yang bisa diandalkan untuk membersihkan seluruh area rumah. Mulai dari stick vacuum dengan daya hisap kuat untuk menyedot debu di lantai, karpet, dan langit-langit, portable vacuum untuk membersihkan kasur, sofa, dan rak, hingga vacuum cleaner wet and dry yang bisa mengangkat berbagai jenis kotoran basah dan kering sekaligus mengepel dalam sekali jalan. Seluruh area rumah pun bersih maksimal dan bebas bau apek.
Tidak hanya itu, perawatan vacuum cleaner Tineco sangat mudah karena telah dilengkapi sistem self-cleaning atau pembersihan mandiri. Bahkan model seperti Tineco Floor One i6 Stretch Plus II, Floor One Switch i6 Power Kit II, Floor One S9 Artist Steam Pro, Floor One Switch S7 Steam, dan Floor One S7 Stretch Steam, sudah dilengkapi sistem FlashDry. Artinya, dengan satu sentuhan saja, vacuum cleaner kembali bersih dan kering. Fitur inilah yang bisa mencegah vacuum cleaner berubah menjadi sumber bau apek di rumah. Anda cukup mengosongkan tangki air kotor setiap selesai menggunakannya.
Apabila ingin rutinitas bersih-bersih lebih praktis dan rumah bebas bau apek, Anda bisa membeli vacuum cleaner Tineco di Website. Dapatkan jaminan produk asli, harga promo dan kemudahan pembayaran.









