6 Kekurangan Lantai Keramik: Lebih Dingin, Licin, dan Bisa Pecah

kekurangan lantai keramik

Keramik adalah salah satu jenis lantai yang paling populer digunakan di rumah-rumah Indonesia. Harganya relatif terjangkau, warna dan motifnya beragam, serta perawatannya sangat mudah. Namun, di samping kelebihan yang ditawarkan, ada kekurangan lantai keramik yang harus diketahui sebelum Anda memutuskan untuk menggunakannya.

Kekurangan Lantai Keramik

Penting untuk mengetahui kekurangan lantai keramik demi memastikan kenyamanan penghuni rumah. Jangan sampai, kelemahan keramik baru terasa setelah dipasang. Bagi sebagian orang, lantai keramik terasa dingin saat dipijak dan cukup licin. Meski terbilang awet untuk penggunaan jangka panjang, lantai keramik juga bisa pecah. Supaya tidak salah dalam membuat keputusan, simak kekurangan lantai keramik berikut ini.

Permukaannya Terasa Dingin

kekurangan lantai keramik yang dingin dipijak
Ilustrasi Permukaan Lantai Keramik Terasa Dingin Dipijak | Gambar: Pexels.com/@towfiqu-barbhuiya

Salah satu keluhan paling umum dari pengguna lantai keramik adalah sensasi dingin yang terasa saat kaki menyentuh permukaannya. Hal ini terjadi terutama di pagi atau malam hari, dan bisa juga di daerah dengan iklim sejuk. Keramik memang menyerap dan melepaskan panas dengan cepat. Di iklim tropis seperti Indonesia, permukaan keramik biasanya terasa lebih dingin saat musim hujan.

Lantai keramik juga terasa lebih dingin di ruangan ber-AC atau di rumah yang minim paparan sinar matahari. Sensasi dingin dari permukaan keramik bisa terasa sangat tidak nyaman, khususnya bagi lansia dan anak kecil yang sering bermain di lantai. Sebagai perbandingan, lantai kayu atau vinyl jauh lebih hangat saat dipijak dan lebih ramah untuk kaki telanjang.

Permukaannya Keras

kekurangan lantai keramik
Ilustrasi Permukaan Lantai Keramik Terasa Keras untuk Duduk | Gambar: Pexels.com/@pavel-danilyuk

Keramik adalah jenis lantai keras, yang bisa membuat kaki dan lutut terasa pegal jika berdiri atau berjalan dalam waktu lama. Bahkan saat duduk atau merebahkan badan terlalu lama di permukaan lantai keramik, bagian punggung bagian bawah bisa terasa sakit. Kondisi ini bisa menjadi masalah serius bagi mereka yang berdiri atau berjalan berjam-jam di lantai keramik.

Lantai keramik tidak menyerap tekanan sama sekali, berbeda dari lantai vinyl atau karpet yang sedikit lentur. Akibatnya, jika ada orang yang terpeleset atau jatuh, permukaan keramik yang keras bisa menimbulkan dampak yang lebih parah dibandingkan jatuh di atas permukaan karpet atau vinyl yang lebih lembut.

Nat Mudah Kotor dan Sulit Dibersihkan

kekurangan lantai keramik
Ilustrasi Nat Lantai Keramik | Gambar: Magnific.com/rawpixel-com

Celah di antara lantai keramik atau disebut nat, menjadi titik lemah yang sering diabaikan. Nat rentan menjadi area penumpukan kotoran, noda minyak, sisa sabun, dan jamur, terutama di area yang sering basah seperti kamar mandi dan dapur. Akibatnya, nat yang berwarna terang akan menghitam seiring waktu.

Membersihkan nat yang sudah menghitam membutuhkan usaha ekstra, harus menggunakan sikat khusus, cairan pembersih nat, bahkan alat semprot bertekanan tinggi. Nat yang tidak dirawat secara rutin bisa memengaruhi tampilan lantai keramik secara keseluruhan.

Baca Juga! Rekomendasi Vacuum Cleaner Harga 1-4 Juta, Hemat dan Berkualitas

Rentan Pecah atau Retak

kekurangan lantai keramik yang rentan pecah
Ilustrasi Lantai Keramik yang Pecah | Gambar: Pexels.com/@cottonbro

Meski terbilang kuat dan solid, lantai keramik tetap rapuh terhadap benturan keras. Menjatuhkan benda berat seperti palu dan benda keras lainnya bisa membuat lantai keramik retak atau pecah. Satu keramik yang pecah atau retak tentunya akan merusak tampilan seluruh ruangan.

Selain benturan fisik, perubahan suhu ekstrem juga menjadi ancaman serius, terutama jika pemasangannya tidak menyisakan celah yang cukup. Fenomena yang dikenal sebagai popping atau lantai keramik tiba-tiba pecah terjadi ketika material ini memuai akibat panas berlebih, sementara celah antar keramik tidak memadai. Akibatnya, keramik saling menekan satu sama lain hingga terangkat dari permukaan dasarnya seperti meledak.

Memantulkan Suara

kekurangan lantai keramik
Ilustrasi Lantai Keramik Memantulkan Suara yang Keras | Gambar: Pexels.com/@a-darmel

Lantai keramik adalah material yang sangat padat dan keras, sehingga hampir tidak memiliki kemampuan menyerap suara. Suara benda jatuh, furnitur yang bergeser, bahkan langkah kaki, akan bergema lebih keras dibandingkan di ruangan berlantai kayu, vinyl, atau karpet.

Di apartemen atau rumah bertingkat, hal ini bisa mengganggu penghuni di lantai bawah. Di area perkantoran atau ruang kerja, pantulan suara dari lantai keramik juga bisa mengganggu orang-orang di sekitar. Untuk mengatasinya, banyak orang menambahkan karpet lantai di atas keramik.

Licin, Terutama Saat Basah

kekurangan lantai keramik
Ilustrasi Lantai Keramik yang Licin | Gambar: Pexels.com/@shvets-production

Keramik dengan permukaan mengkilap sangat licin ketika basah. Risiko terpeleset pun menjadi sangat tinggi dan berbahaya. Orang tua, anak-anak, atau siapa saja yang terpeleset bisa mengalami cedera yang serius.

Area seperti kamar mandi, dapur, dan teras yang sering terkena air adalah lokasi paling rawan. Untuk menghindari kecelakaan akibat terpeleset, area yang rawan basah biasanya dipasangi lantai keramik dengan tekstur kasar atau bertanda anti-slip. Namun, di sisi lain, keramik bertekstur lebih sulit dibersihkan karena kotoran mudah terjebak di permukaannya.

Itulah beberapa kekurangan lantai keramik yang perlu Anda ketahui. Sifatnya yang dingin, keras, licin, mudah pecah, dan tidak menyerap suara, harus Anda pertimbangkan. Namun, jika kelemahannya tersebut tidak menjadi masalah untuk Anda, lantai keramik bisa menjadi investasi jangka panjang yang tepat untuk rumah, selama dibersihkan secara rutin. Untuk mempermudah bersih-bersih lantai keramik, Anda bisa menggunakan vacuum cleaner dari Tineco.

Membersihkan Lantai Keramik dengan Vacuum Cleaner Tineco Floor One i6 Stretch Plus II
Membersihkan Lantai Keramik dengan Vacuum Cleaner Tineco Floor One i6 Stretch Plus II

Produk-produk Tineco tidak hanya dirancang dengan teknologi canggih, tapi juga aman untuk berbagai jenis lantai, termasuk lantai keramik. Tineco juga mempunyai berbagai jenis vacuum cleaner, termasuk tipe penyedot debu atau wet and dry vacuum, yang mampu menyedot kotoran sekaligus mengepel dalam sekali jalan. Jika Anda ingin lantai keramik tetap bersih, terawat, dan tahan lama tanpa perlu repot, saatnya membeli vacuum cleaner Tineco di Website. Dapatkan jaminan produk asli, harga promo dan kemudahan pembayaran.

Share

This entry was posted in

and tagged

Category

Recent Post

cara memilih karpet mobil

8 Cara Memilih Karpet Mobil yang Bagus untuk Kendaraan Anda

kekurangan lantai keramik

6 Kekurangan Lantai Keramik: Lebih Dingin, Licin, dan Bisa Pecah

kelebihan lantai keramik

7 Kelebihan Lantai Keramik Dibandingkan Material Lainnya

desain ruang tamu luxury

7 Inspirasi Desain Ruang Tamu Luxury yang Elegan dan Estetik

← Pilih produk untuk melihat detail