Lantai marmer menjadi primadona di dunia properti karena mampu memberikan kesan elegan, bahkan meningkatkan nilai jual sebuah bangunan. Namun, sebaiknya pahami kelebihan dan kekurangan lantai marmer sebelum memasangnya, karena di balik keindahannya, ada sejumlah hal yang penting untuk dipertimbangkan supaya bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan, gaya hidup, hingga anggaran.
Kekurangan Lantai Marmer
Kekurangan lantai marmer terletak pada permukaannya yang rentan tergores, mudah bernoda karena berpori, licin jika terkena air, terasa dingin di kaki, dan proses pemasangannya yang rumit. Bagi sebagian orang, harga lantai marmer yang mahal juga dianggap sebagai kelemahan. Berikut ini beberapa kekurangan lantai marmer yang penting untuk dipertimbangkan.
Permukaannya Berpori dan Perlu Pelapisan Rutin

Marmer adalah batu alam yang memiliki pori-pori kecil di permukaannya. Artinya, cairan bisa meresap ke dalam lantai marmer jika tidak dirawat dengan baik. Oleh karena itu, lantai marmer memerlukan proses sealing (pelapisan) secara rutin, biasanya setahun sekali. Jika rutinitas ini dilewatkan, lantai marmer lebih rentan terhadap noda dan tampilannya yang cantik bisa rusak permanen. Proses sealing secara tentunya juga menambah biaya perawatan yang tidak diperlukan oleh jenis lantai lain seperti keramik.
Mudah Tergores

Salah satu kelemahan utama lantai marmer adalah sifatnya yang rentan tergores. Meski marmer kuat dan tahan lama, permukaannya bisa tergores oleh debu, pasir, kotoran, atau gesekan benda keras. Selain itu, marmer juga sensitif terhadap zat asam seperti kopi dan cairan pembersih lantai tertentu. Jika tidak dibersihkan dengan cepat dan benar, noda bisa meresap melalui pori-porinya dan sulit dihilangkan, bahkan merusak tampilan cantiknya secara permanen.
Proses Pemasangan Cukup Rumit

Kekurangan lantai marmer juga terletak pada proses pemasangannya yang tidak semudah material lain, meski caranya hampir sama. Ukuran lantai marmer terkadang sangat besar dan bobotnya berat. Di saat yang sama, marmer cukup rapuh dan rentan pecah, sehingga proses pemasangannya membutuhkan keahlian khusus. Pemotongan marmer memerlukan alat khusus dan teknik yang presisi, karena kesalahan kecil bisa menyebabkan keretakan dan tentunya penggantian material.
Harga Relatif Mahal

Tidak ada material lantai lain yang lebih elegan daripada marmer. Jadi, bukan hal mengherankan juga kalau material premium ini harga yang cukup tinggi. Tidak hanya biaya pembeliannya saja, anggaran untuk pemasangan dan perawatannya berada di atas material lain seperti keramik atau lantai vinyl. Jadi, penggunaan lantai marmer memang cocok untuk Anda yang memiliki anggaran lebih.
Lantai Marmer Licin

Permukaan marmer yang telah melalui proses sealing (pelapisan) lebih tahan goresan dan menjadi sangat halus serta mengkilap. Sayangnya, hal ini juga membuatnya lebih licin, terutama saat terkena air. Lantai marmer sebenarnya bisa digunakan di hampir semua area, termasuk kamar mandi dan dapur. Namun, untuk area yang rawan basah sebaiknya diberi karpet anti-slip atau memilih finishing yang lebih kasar guna mengurangi risiko terpeleset.
Baca Juga! Rekomendasi Vacuum Cleaner Harga 5-6 Juta, Praktis dan Multifungsi
Lantai Marmer Dingin di Kaki

Marmer cenderung terasa dingin saat diinjak, terutama di pagi hari atau di ruangan ber-AC. Ini bisa dianggap sebagai kelemahan lantai marmer, terutama bagi lansia, karena sensasi dinginnya terasa kurang nyaman. Solusi yang bias dicoba adalah dengan menggunakan sistem pemanas lantai atau menambahkan karpet di beberapa area.
Membutuhkan Perawatan Ekstra

Berbeda dengan keramik yang cenderung mudah dirawat, lantai marmer memerlukan perhatian khusus. Anda tidak bisa sembarangan menggunakan cairan pembersih lantai karena bisa merusak permukaannya. Selain itu, debu, kotoran, dan air yang menggenang harus segera dibersihkan supaya tidak meresap dan menyebabkan perubahan warna, maupun meninggalkan bekas goresan. Alat kebersihan yang digunakan juga harus berbahan lembut supaya tidak merusak permukannya. Dalam banyak kasus, kerusakan seperti goresan, retak, dan perubahan warna hanya bisa diperbaiki dengan mengganti bagian yang rusak. Selain itu, lantai marmer memerlukan proses sealing secara rutin untuk menjaga tampilannya tetap cantik dan awet untuk penggunaan jangka panjang.
Itulah beberapa kelemahan lantai marmer yang perlu Anda pertimbangkan. Meski perawatannya terbilang lebih rumit daripada jenis lantai lain, dengan metode dan dukungan teknologi yang tepat, lantai marmer Anda akan tetap terlihat bersih, mengkilap, dan elegan dalam jangka waktu yang lama. Selain pemberian lapisan pelindung atau coating secara berkala, perawatan lantai marmer yang paling utama adalah dengan membersihkannya.

Anda bisa membersihkannya secara manual, maupun memanfaatkan perangkat canggih. Yang terpenting, perangkat yang Anda gunakan mampu membersihkan secara efektif tanpa meninggalkan goresan pada lantai marmer. Salah satu solusi yang harus dipertimbangkan untuk membersihkan lantai adalah penggunaan vacuum cleaner dari Tineco.
Dengan daya hisap yang optimal, sistem pembersihan lantai yang canggih, dan desain ergonomis, vacuum cleaner Tineco mampu membersihkan debu, kotoran, hingga partikel halus tanpa merusak permukaan lantai. Tineco juga menghadirkan berbagai jenis vacuum cleaner yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari stick vacuum, portable vacuum, wet and dry vacuum, hingga steam cleaner yang mampu membunuh bakteri. Supaya perawatan lantai lebih praktis, Anda bisa membeli vacuum cleaner Tineco di Website. Dapatkan jaminan produk asli, harga promo dan kemudahan pembayaran.