Vacuum cleaner dilengkapi filter yang berfungsi menangkap partikel kecil dan alergen agar udara yang dikeluarkan kembali ke ruangan tetap bersih. Salah satu jenis filter yang umum digunakan adalah HEPA (High-Efficiency Particulate Air). Jika digunakan secara rutin, HEPA filter vacuum cleaner idealnya harus diganti setiap 6-12 bulan sekali. Supaya performa vacuum cleaner tetap maksimal, simak penjelasan mengenai kapan HEPA filter harus diganti, apakah boleh dicuci, hingga cara merawatnya supaya lebih awet, berikut ini.
Kapan Ganti HEPA Filter?

Sebenarnya, jadwal penggantian filter HEPA bisa bergantung pada jenis vacuum cleaner, frekuensi pemakaian, dan kotoran yang sering disedot. Jika Anda menggunakan vacuum cleaner setiap hari, memelihara hewan berbulu, atau tinggal di area yang berdebu, sebaiknya ganti filter setiap 6 bulan. Untuk penggunaan ringan, bersihkan filter setiap tiga bulan dan ganti setiap 6-12 bulan.
Filter juga harus segera diganti jika sudah sobek, penyok, berlubang, berubah warna permanen, muncul bau apek, atau membuat daya hisap vacuum cleaner menurun meski sudah dibersihkan. Namun, jika Anda ingin patokan yang paling aman, ikuti rekomendasi dari produsennya. Sebagai contoh, jadwal penggantian filter HEPA yang direkomendasikan untuk vacuum cleaner Tineco adalah 6-12 bulan.
Apakah HEPA Filter Boleh Dicuci?

Tidak semua HEPA filter boleh dicuci atau bisa terkena air. Jadi, selalu cek buku panduan sebelum membersihkan HEPA filter. Jika filter dirancang washable, berarti bisa dicuci dengan cara dibilas menggunakan air mengalir secara perlahan. Perlu diingat, mencuci filter tetap tidak memperpanjang masa pakainya. Filter yang rutin dibersihkan atau dicuci tetap harus diganti sesuai jadwal.
Mencuci filter HEPA harus ekstra hati-hati. Saat mencuci, hindari sabun, deterjen, atau sikat karena bisa merusak serat filter yang sangat halus. Cukup bilas perlahan, lalu angin-anginkan di tempat teduh hingga kering total. Filter harus benar-benar kering sebelum dipasang kembali. Filter yang masih lembap tidak hanya memicu jamur, bau tidak sedap, dan kurang efektif menyaring partikel, tetapi juga bisa merusak motor.
Baca Juga! 8 Rekomendasi Vacuum Cleaner Terbaik dengan HEPA Filter
Apa yang Terjadi Jika Tidak Mengganti Filter?

Menunda penggantian HEPA filter mungkin terasa hemat, tapi dampaknya justru bisa lebih merugikan. Berikut ini beberapa risiko yang terjadi jika tidak mengganti filter HEPA sesuai jadwal.
- Daya hisap vacuum cleaner menurun dan kotoran tidak terangkat maksimal karena filter yang kotor menghambat aliran udara.
- Motor bekerja lebih berat dan cepat panas karena aliran udara terhambat.
- Vacuum cleaner cepat rusak.
- Pada vacuum cleaner cordless, baterai lebih cepat habis karena motor bekerja ekstra.
- Debu halus dan alergen kembali ke udara, sehingga udara di rumah justru kotor dan bisa memicu berbagai masalah kesehatan.
- Muncul bau tidak sedap karena kotoran menumpuk lama di filter.
Perawatan HEPA Filter

Perawatan rutin membantu HEPA filter bekerja optimal hingga jadwal penggantiannya tiba. Supaya filter bekerja dengan baik hingga waktunya diganti, ikuti beberapa tips berikut ini.
- Kosongkan tempat debu (dustbin) setelah setiap pemakaian supaya tidak menyumbat filter.
- Bersihkan pre-filter secara rutin, karena aksesori inilah yang menyaring kotoran berukuran besar sebelum mencapai HEPA.
- Bersihkan filter HEPA dengan cara ketuk perlahan di atas tempat sampah untuk merontokkan debu yang menempel dan hindari menggosoknya menggunakan sikat supaya seratnya tidak rusak.
- Gunakan air mengalir tanpa sabun secara perlahan untuk membilas filter yang bisa dicuci, lalu tunggu hingga benar-benar kering sebelum memasangnya kembali
- Jangan pernah memakai vacuum cleaner tanpa filter karena debu bisa langsung masuk ke motor dan menyebabkan kerusakan.
- Catat tanggal penggantian filter supaya tidak melewatkan jadwal penggantian filter berikutnya.
- Gunakan filter asli yang dijual secara resmi oleh produsen supaya kualitasnya terjamin.

HEPA filter dikenal sebagai jenis penyaring udara yang telah memenuhi standar penyaringan partikel yang tinggi. Filter HEPA mampu menangkap 99,97% partikel di udara, termasuk debu, jamur, tungau, serta partikel mikroskopis layaknya bakteri dan virus, yang bisa membahayakan sistem pernapasan jika terhirup. Memiliki vacuum cleaner yang dilengkapi dengan HEPA filter yang rutin dirawat akan mendatangkan banyak manfaat bagi kesehatan. Udara di dalam ruangan menjadi lebih bersih dan sehat, terhindar dari pemicu alergi, serta mencegah pertumbuhan jamur di dalam ruangan yang bisa membahayakan kesehatan.
Mengingat beragam manfaatnya, memiliki vacuum cleaner yang dilengkapi dengan filter HEPA akan menjadi investasi yang berharga. Jika Anda mencari vacuum cleaner dengan sistem penyaringan menggunakan filter HEPA, Tineco menjadi pilihan terbaik. Semua vacuum cleaner Tineco, mulai dari penyedot debu portabel, stick vacuum, hingga wet and dry vacuum cleaner, sudah menggunakan HEPA filter.
Perawatan dan pembersihannya mudah, begitu pula dengan cara pemasangan HEPA filter. Temukan pilihan vacuum cleaner terbaik Tineco beserta HEPA filter yang original hanya di Website. Belanja melalui website untuk mendapatkan jaminan produk asli, menikmati penawaran harga promo, serta merasakan kemudahan pembayaran.









