Membersihkan kotoran hewan peliharaan seperti anjing dan kucing harus dilakukan dengan cepat dan tepat. Selain alasan kebersihan dan kenyamanan, kotoran hewan berpotensi membawa berbagai penyakit, bakteri, dan parasit yang bisa membahayakan manusia maupun hewan itu sendiri. Namun, rasa malas untuk membersihkan kotoran hewan terkadang tidak terbendung. Salah satu pertanyaan yang sering muncul, apakah bisa membersihkan kotoran hewan menggunakan vacuum cleaner?
Bisakah Kotoran Hewan Dibersihkan dengan Vacuum Cleaner?

Vacuum cleaner, terutama jenis wet and dry vacuum atau floor washer, bisa digunakan untuk membersihkan debu, noda basah, sekaligus mengepel lantai. Namun, membersihkan kotoran hewan dengan vacuum cleaner sangat tidak disarankan. Ada beberapa alasan mengapa vacuum cleaner tidak seharusnya digunakan untuk membersihkan kotoran hewan, di antaranya:
Risiko Penyebaran Bakteri
Kotoran hewan mengandung mikroorganisme berbahaya seperti E. coli, salmonella, cacing, hingga telur parasit lainnya. Vacuum cleaner wet and dry, yang mampu menangani noda lumpur di lantai sekalipun, tidak dirancang untuk menangani tinja hewan. Alih-alih membersihkan, penggunaan vacuum cleaner justru berpotensi menyebarkan bakteri ke permukaan lantai, bahkan ke dalam mesin. Hal ini tentu akan meningkatkan risiko kontaminasi di dalam rumah.
Risiko Menyebarkan Kotoran

Selain menyebarkan bakteri dan parasit, vacuum cleaner justru bisa membuat kotoran hewan semakin menyebar dan sulit dibersihkan, terutama jika berada di permukaan karpet. Tekanan atau dorongan dari vacuum cleaner bisa menghancurkan bentuk kotoran dan membuatnya menyebar lebih merata ke permukaan lantai, sehingga semakin sulit dibersihkan.
Menyebabkan Bau Tidak Sedap
Kotoran hewan sudah pasti berbau tidak sedap. Menggunakan alat penyedot debu untuk membersihkan kotoran anjing dan kucing bisa meninggalkan bau yang sulit dihilangkan. Bahkan setelah tangki air kotor, filter, dan tube dibersihkan, bau bisa terus muncul setiap kali vacuum digunakan. Bau tidak sedap yang awet tentunya sangat mengganggu kenyamanan.
Berpotensi Merusak Vacuum Cleaner

Kotoran hewan, terutama yang masih basah atau lembek, bisa menyumbat saluran vacuum cleaner dan merusak komponen internal. Jika sering menyedot kotoran kucing dengan penyedot debu, kerusakan bisa terjadi lebih cepat. Selain itu, vacuum cleaner yang tidak dibersihkan secara menyeluruh bisa memicu pertumbuhan jamur dan bakteri di dalam mesin. Selain berbahaya bagi kesehatan, kondisi ini juga membuat vacuum tidak higienis untuk digunakan kembali dan mudah rusak.
Baca Juga! 8 Rekomendasi Vacuum Cleaner Terbaik dengan HEPA Filter
Cara Membersihkan Kotoran Hewan dengan Aman
Vacuum cleaner memang bisa digunakan untuk membersihkan lantai dengan lebih cepat dan praktis. Namun, cara membersihkan kotoran kucing dan anjing yang paling aman dan efektif tetap harus dilakukan secara manual. Gunakan sarung tangan atau tisu tebal untuk mengambil kotoran secara langsung, sebelum membersihkan sisa noda di lantai menggunakan cairan pembersih untuk mendesinfeksi guna memastikan tidak ada bakteri dan kuman yang tertinggal.

Jika tidak ingin bersentuhan langsung dengan kotoran, gunakan sekop khusus kotoran anjing dan kucing, karena biasanya dilengkapi dengan gagang panjang. Ini biasanya menjadi solusi praktis para pemilik hewan peliharaan sebelum mengepel lantai untuk membilas sisa noda. Meskipun vacuum cleaner tidak bisa membantu membersihkan kotoran kucing dan anjing secara langsung, bukan berarti perangkat ini tidak berguna bagi pemilik hewan peliharaan.
Vacuum cleaner penting untuk membersihkan rumah dengan hewan peliharaan. Hal ini karena vacuum cleaner bisa membersihkan bulu hewan dan debu penyebab alergi, hingga remah-remah makanan hewan peliharaan. Bahkan, vacuum cleaner membantu meningkatkan kualitas udara dan menjaga kebersihan lingkungan secara menyeluruh.

Vacuum cleaner dari Tineco misalnya, dilengkapi berbagai teknologi canggih dan dirancang secara khusus untuk memberikan pengalaman bersih-bersih rumah yang lebih higienis, praktis, dan efisien. Salah satu teknologi unggulan Tineco adalah ZeroTangle, yang memastikan bulu hewan peliharaan tersedot sempurna tanpa ada yang tertinggal maupun terlilit pada sikat. Selain itu, Tineco menggunakan HEPA filter, yang mampu menyaring alergen dan partikel super kecil lainnya yang bisa menyebabkan masalah pernapasan.
Untuk jenis wet and dry vacuum, Tineco selalu mengandalkan MHCBS Technology, yang membuat proses mengepel lantai lebih optimal, cepat, dan terhindar dari risiko kontaminasi. Ini sangat membantu untuk membersihkan lantai setelah kotoran hewan terangkat, supaya benar-benar higienis. Tineco juga memiliki koleksi steam cleaner, yang menggunakan uap panas untuk mensterilkan permukaan lantai. Perangkat ini efektif membunuh kuman dan bakteri tanpa perlu cairan pembersih atau bahan kimia tambahan.

Untuk memastikan perangkat selalu higienis dan siap digunakan, Tineco menghadirkan vacuum cleaner yang dilengkapi dengan fitur self-cleaning dan self-drying. Fitur pembersihan otomatis bisa membersihkan roller brush dan bagian dalam mesin. Bahkan, beberapa model menggunakan air panas untuk membersihkan kotoran dengan lebih efektif dan langsung mengeringkan perangkat menggunakan udara panas untuk mengeringkan komponen. Fitur self-cleaning dan self-drying membantu mencegah pertumbuhan bakteri dan bau tidak sedap, sekaligus memastikan perangkat siap digunakan kembali untuk bersih-bersih rumah.
Meski tidak bisa digunakan untuk membersihkan kotoran hewan secara langsung, memiliki vacuum cleaner Tineco tetap menjadi investasi yang menguntungkan. Dengan teknologi canggih, desain ergonomis, dan fitur-fitur inovatif, Tineco mampu memenuhi kebutuhan rumah tangga masa kini, terutama bagi Anda yang memiliki hewan peliharaan. Apabila ingin kebersihan rumah terjaga tanpa perlu repot, Anda bisa membeli vacuum cleaner Tineco di Website. Dapatkan jaminan produk asli, harga promo dan kemudahan pembayaran.